Your healthcare news library

(Analisa/zulnaidi) DIABADIKAN: President dan PP Rotary Club Medan Deli Alfian Salim dan Kentjana Salim (Bie Bie), Direktur RS Murni Teguh dr Mutiara MKT serta tim dokter diabadikan bersama dengan Sindi usai menjalani operasi kateterisasi jantung bocor, Sabtu (16/3).
Medan, (Analisa). Rotary Club Medan Deli dan Yayasan Murni Sadar membantu dua anak yang menderita penyakit jantung bocor. Kedua pasien dari warga tidak mampu itu berhasil dioperasi di RS Murni Teguh Medan, Sabtu (16/3) siang.

Kedua pasien masing-masing Sindi Primadini (16) warga Seram Tiga Medan. Dia menderita kelainan pembuluh darah yang tidak menutup atau persistent duktus arteriosus (PDA). Sedangkan seorang lagi, Joi Komasa Tobing (3) warga Sibolga. Joi, mengalami kelainan pada sekat bilik atau ventricular septal defect (VSD).

Proses operasi keduanya menggunakan system kateterisasi jantung di ruang Chatlab RS Murni Teguh. Mereka ditangani khusus tim dokter dr Tina Tobing SpA (K) dan dr Qodri SpAn, dan dr Akhyar Hamonangan Nasution SpAn KAKV.

“Proses operasinya tidak lama. Kita menggunakan system kateterisasi jantung. Tidak perlu dilakukan pembedahan besar. Cukup memasukkan alat melalui lipatan paha sampai ke jantung kemudian dilakukan penutupan kebocoran. Jadi, minimal invasif. Besok Sindi sudah bisa pulang,” kata Direktur RS Murni Teguh dr Mutiara MKT.

Menurutnya, kasus kelainan jantung pada Sindi lebih mudah disbanding pada Joi Tobing. Pada Joi, kelainannya disebut VCD. “Tapi, dengan operasi kateterisasi ini, keduanya sudah sembuh 100 persen,” ungkapnya.

Secara khusus dia mengucapkan terimakasih pada Rotary Club Medan Deli dan Yayasan Murni Sadar yang peduli dan memiliki nurani untuk membantu pasien miskin. “Kasus-kasus seperti kelainan jantung ini banyak terjadi. Memang kalau umum, biayanya agak mahal. Tapi, dengan adanya kepedulian lembaga sosial, pasien dari keluarga tidak mampu bisa terbantu,” ungkapnya.

Dijelaskannya, operasi jantung bocor baru pertama mereka lakukan. Soalnya, di rumah sakit tersebut baru ada alat Chatlab (laboratorium kateterisasi jantung). “Dengan kemampuan kita saat ini dalam melakukan tindakan operasi jantung, maka kita harapkan pasien tidak lagi ke luar negeri. Di rumah sakit swasta di Sumut, baru kita yang mampu,” ucapnya.

Wajah bahagia juga dirasakan President dan Past President Rotary Club Medan Deli Alfian Salim dan Kentjana Salim. “Kita bersyukur kedua pasien jantung bocor dari keluarga tidak mampu ini berhasil dioperasi. Semua ini berkat doa dan dukungan para donator. Kita juga ucapkan terimakasih pada rumah sakit yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” sebut Kentjana Salim alias Bie Bie.

Menurut keluarganya, selama ini baik Sindi maupun Joi Tobing menderita kelainan jantung sudah lama. Selama ini, mereka tidak bisa beraktivitas lebih dalam keseharian. Mereka mudah lelah. Namun keduanya tidak mampu berbuat banyak karena tidak ada biaya. Soalnya solusi utama penanganannya, pasien harus dioperasi. (nai)

Analisadaily –  http://www.analisadaily.com/news/2013/2403/dua-anak-jantung-bocor-berhasil-dioperasi/

Advertisements

Tag Cloud

%d bloggers like this: